KategoriEkonomi dan Perdagangan
Judul"Pemasaran Produk Primer dan Produk Olahan Kopi Di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Pontianak Provinsi Kalimantan Barat"
Penulis(1) Drs. Broto Sungkowo, (2) Ir. Uray Ali Umran, MP
Tahun2013
Keterngan

Absrtak

 

Penelitian ini difokuskan pada sistem pemasaran kopi di Kalimantan Barat, dengan tujuan: (a). Mengetahui  mekanisme pemasaran kopi rakyat di Kalimantan Barat;  (b). Mengetahui permaslahan yang dihadapi dalam pemasaran kopi di Kalimantan Barat; (c). Mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan petani kopi untuk mendapatkan harga yang layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kopi memasarkan biji kopinya langsung ke pedagang pengumpul atau lewat tengkulak. Petani yang memiliki mesin kupas (huller) juga berfungsi sebagai pedagang pengumpul di tingkat desa atau tingkat kecamatan. Petani kopi belum memiliki kelompok tani yang dapat memasarkan kopi hasil kebun petani langsung kepada pedagang besar. Hal ini sangat merugikan petani karena margin keuntungan yang diperolehnya menjadi sangat kecil. Mekanisme pemasaran kopi di Kalimantan Barat belum efisien sehingga hal ini menyebabkan rendahnya tingkat penerimaan petani. Perlu dikembangkan wadah kooperatif seperti kontak tani, kelompok tani dan koperasi tani yang ditujukan untuk pengembangan dan pemberdayaan dalam rangka perbaikan posisi tawar menawar ditingkat petani dan menembus pasar potensial.

 

Kata Kunci: Mekanisme Pasar, coffee bean, Pengepul, Tengkulak,

Photo Kegiatan