Kegiatan Idea Concept Paper

Kegiatan Idea Concept Paper

Press Release

Kegiatan Idea Concept Paper

Badan Litbang Prov. Kalbar Tahun 2017

Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Kegiatan Idea Concept Paper Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 2017 ini, Kegiatan Idea Concept Paper Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan di Balai SIDa Badan Litbang Provinsi Kalimantan pada hari Kamis tanggal 23 Maret 2017 Pukul 08 s.d Selesai.

Kegiatan Idea Concept Paper ini merupakan acara rutin tahunan sebagai langkah awal dalam menentukan penelitian dan perekayasaan apa saja yang akan dilakukan di tahun depan di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah (1) Sebagai bukti awal bahwa seseorang telah menuangkan ideanya untuk kegiatan kelitbangan dalam sistem perencanaan kelitbangan (2) Dengan adanya ICP, menjadikan sistem perencanaan kelitbangan dalam unit kerja menjadi lebih tertib, sebab dengan tidak mudah muncul usulan kegiatan kelitbangan dengan topik dadakan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan ini melibatkan seluruh unsur yang ada di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Para Pejabat structural, Fungsional Peneliti, Fungsional Perekayasa dan Staf di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat. Untuk memberikan masukan dan saran agar penelitian ataupun perekayasaan yang nantinyaakan dilakukan dapat terlaksana dengan baik dan hasilnya dapat memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Kalimantan Barat. Adapun yang menyampaikan Idea Concept Papernya adalah sebagai berikut:

1.

Nama

:

Rudi Setyo Utomo, Ir, dan Ahmad Nashar Setyabudi, SP.

 

Jabatan

:

Peneliti Madya / Perekayasa Madya

 

Judul 1

:

Rendeman produk Bawang Merah (Allium Ascalonicum) pada Tanah Gambut

 

Judul 2

:

Kesesuaian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam Memproduksi Produk Karet Tertentu

 

2.

Nama

:

Edy Agustinus, S.Sos

 

Jabatan

:

Peneliti Pertama

 

Judul 1

:

Pemetaan Kondisi Kemiskinan Masyarakat di Kawasan Perbatasan

 

Judul 2

:

Identifikasi Sub Suku Dayak di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi

 

3.

Nama

:

Resky Nanda Pranaka, SKM

 

Jabatan

:

Peneliti Pertama

 

Judul 1

:

Eksistensi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Sebagai Budaya Dalam Pengobatan Alternatif di Kalimantan Barat

 

Judul 2

:

Persepsi Masyarakat Mengenai Malaria dalam Sudut Pandang Budaya dan Perubahan Lingkungan Di Kalimantan Barat

 

4.

Nama

:

Reny Rianti, S.Si

 

Jabatan

:

Calon Peneliti Pertama

 

Judul 1

:

Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Ekosistem

 

Judul 2

:

Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Restorasi Lahan Gambur

 

5.

Nama

:

Ahmad Nashar Setyabudi, SP.

 

Jabatan

:

Perekayasa Madya

 

Judul 1

:

Model Dan Strategi Pengembangan Produk Ternak di Provinsi Kalimantan Barat (Studi Kasus Model Integrasi Kebun Sawit - Kambing di Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya)

 

Judul 2

:

Evaluasi Produktivitas Perkebunan Kopi Rakyat di Provinsi Kalimantan Barat (Studi Kasus di Kecamatan Sungai Kakap dan Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya)

 

Judul 3

:

Evaluasi Produktivitas Perkebunan Lada Rakyat di Provinsi Kalimantan Barat (Studi Kasus di Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang)

 

Judul 4

:

Model Dan Strategi Pengembangan Produk Perkebunan di Provinsi Kalimantan Barat

 

6.

Nama

:

Junaidi, S. Sos

 

Jabatan

:

Calon Peneliti Pertama

 

Judul 1

:

Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat di Kalimantan Barat

 

Kepala Badan Litbang Kalbar, Agatho Adan, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Kalbar mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikaji/ diteliti dan dikembangkan, namun potensi tersebut tidak akan mempunyai nilai apabila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk menjadikan potensi tersebut berkontribusi nyata dalam menggerakkan kegiatan yang berdaya saing di masyarakat, menjadi sumber lapangan kerja baru dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, Sunyata, S.P, M.Si Kepala Bidang inovasi dan Teknologi Badan Litbang Kalbar menambahkan bahwa untuk agar hasil kelitbangan memiliki daya dukung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, maka diperlukan adanya metode dan pemikiran dari para di lembaga penelitian, pengambil kebijakan dan para pelaku lembaga litbang untuk menghasilkan rumusan sebagai awal bahan kajian kelitbangan di Kalbar.


Berita Terkait...



Photo Kegiatan