Kegiatan Lomba Karya Perekayasaan Tingkat Umum se-Kalimantan Barat Tahun 2017

Kegiatan Lomba Karya Perekayasaan Tingkat Umum se-Kalimantan Barat Tahun 2017

"INOVASI TEKNOLOGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KALIMANTAN BARAT"

Lomba Karya Perekayasaan (LKP) se-Kalimantan Barat Tahun 2017 Badan Penelitian dan Pengembangan Prov. Kalbar

Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Barat, menjadi tema yang diusung pada perhelatan LOMBA KARYA PEREKAYASA (LKP) tingkat umum se-Kalimantan Barat tahun 2017 ini. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda Prov. Kalbar) mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Proses pelaksanaan yang telah dimulai dari tanggal 20 Maret 2017 itu tercatat mampu menjaring 31 karya perekayasaan dari berbagai lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang serta berbagai daerah di Kalimantan Barat untuk ambil bagian.

Dan setelah melalui proses yang ketat, pada hari Senin dan Selasa tanggal 30- 31 Oktober 2017 di Hotel Kapuas Dharma Pontianak telah dipresentasikan 8 (delapan) karya perekayasaan terbaik di hadapan Tim Penilai dan disaksikan undangan yang hadir. Tim penilai yang sudah terlibat dari sejak penyeleksian tahap pertama tersebut merupakan para profesional di bidangnya masing-masing. Mereka adalah Achmad Nashar Setyabudi, SP (Perekayasa Madya Balitbang Prov. Kalbar); Dr. Yohana Sutiknyawati Kusumadewi,MP (Fak. Pertanian Untan), Dr. Nurmainah, S.Si, M.M. Apt (Fak. Kedokteran Untan); Ramli Abidin, S.T, M.T (Teknik Elektro Politeknik Negeri Potianak, serta Ir. Uray Ali Umran, M.P (Peneliti PT. Senayan Pembangunan).

Ke delapan karya Perekayasaan tersebut bersaing menampilkan yang terbaik untuk memperebutkan Piala dan piagam penghargaan dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat serta dana motivasi dengan jumlah total sebesar 19,5 juta rupiah. Selain itu ikut andil dalam perhelatan ini sektor dunia usaha yaitu Bank Kalbar yang memberikan tabungan motivasi, PT Pertamina yang memberikan voucher pembelian BBM, serta Bank Mandiri dalam bentuk Kartu E- Money sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat (CSR).

Dalam sambutannya pada acara pembukaan , Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Prov. Kalbar, Agatho Adan, S,Sos, M,Si menyatakan bahwa penyelenggarakan Lomba Karya Perekayasaan se-Kalimantan Barat dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara serta meningkatkan budaya penelitian dan pengembangan dalam upaya peningkatan Iptek khususnya di Kalimantan Barat melalui pemberian penghargaan kepada masyarakat secara individu maupun kelompok yang telah berhasil menciptakan atau mengembangkan karya perekayasaan yang mempunyai nilai ekonomis.Ditambahkannya bahwa kegiatan LKP ini diharapkan dapat menjaring karya-karya dari para inventor Kalimantan Barat untuk kemudian bisa dikembangkan melalui usaha individu, kelompok maupun korporasi. Untuk itulah Badan Litbang Prov. Kalbar menggandeng Bank Kalbar serta PT Pertamina untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebelum menutup sambutannya ia berjanji di tahun-tahun kedepan akan diusahakan untuk lebih banyak lagi Perusahaan-perusahaan baik BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta lainnya utuk terlibat dalam kegiatan ini.

Dan akhirnya setelah melalui proses presentasi yang sangat menarik dari ke delapan peserta, dewan juri sepakat untuk menetapkan para pemenang Lomba Karya Perekayasaan (LKP) se-Kalimantan Barat Tahun 2017 dengan urutan pemenang sebagai berikut:

Karya terbaik pertamadirebut oleh Wahyu Widianto, Sahidun, dan Ricky Rivaldi dari Kota Pontianak dengan karyanya; Alat Extruder Muiti Guna dengan Sistem Ulirsehingga berhak mendapatkan dana motivasi sebesar 6,5 juta rupiah dari Pemprov Kalbar, tabungan motivasi sebesar 1.250.000 rupiah dari Bank Kalbar, serta Voucher BBM senilai 350 ribu rupiah dari PT Pertamina.Karya terbaik keduadiraih oleh Feby Nopriady dan Suhendradari Kabupaten Sambasdengan karyanya yaitu Tugal Penanam Benih Tipe Penjantah Berputar Untuk Kacang Hijau ( Vignaradita), berhak mendapat dana motivasi sebesar 5 juta rupiah dari Pemprov Kalbar, Tabungan Motivasi sebesar 1 juta rupiah dari Bank Kalbar serta voucher BBM sebesar 250 ribu rupiah dari PT Pertamina. Sementara karya terbaik ketiga mendapatkan dana motivasi sebesar 4 juta rupiah dari Pemprov. Kalbar, tabungan motivasi sebesar 750 ribu rupiah dari Bank Kalbar, serta voucher senilai 150 ribu rupiah dari PT Pertamina diraih oleh Reza Hadi Dwi Nuari, Walzukri, dan Agusnia Yulandha dengan karya Rebus (Water Fitration and UV Purification) Sebagai Teknologi Pengolah Air Minum Portable dengan Kombinasi Sistem Filtrasi dan UV Purifikasi. Sedangkan pemenang harapan 1 dan 2 secara berurutan di raih oleh M. Iqbal Noviansyah dengan karya Smartboard Papan Tulis Portable Inovatifdan Salim, Wikal tesar, dan Vincent dari kota Pontianak dengan karyanya I-Ham: Inovasi Helm Anti Maling. Kedua tim berasal dari Kota Pontianak, berhak mendapatkan dana motivasi sejumlah 3 juta dan 1 juta rupiah dari Pemprov Kalbar serta Tabungan Motivasi dari Bank Kalbar masing-masing tim sebesar 500 ribu rupiah.Tidak ketinggalan semua pemenang mendapatkan kartu E-Money persembahan dari Bank Mandiri.

Penyerahan penghargaan serta hadiah kepada peserta diserahkan oleh Kepala Badan pengembangan dan Penelitian Prov. Kalbar mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Sekretaris Daerah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Badan pada penutupan Lomba Karya Perekayasaan se-Kalimantan Barat Tahun 2107 hari Selasa 31 Oktober 2017 mengungkapkan perasaan bangga serta rasa bahagianya atas pencapaian para inventor muda Kalimantan Barat dalam kegiatan tahun ini, sembari berpesan kepada para para peserta yang didominasi oleh anak-anak muda untuk tidak cepat puas serta terus berinovasi mengembangkan karya. Ia juga mengharapkan penyelenggaraan LKP ini dapat menjadi sarana penghubungantara inventor dengan produsen  antara perekayasa dengan pengusaha agar karya-karya yang memang potensial bisa dikembangkan secara industri sehingga memliki nilai ekonomi baik untuk produsen, masyarakat maupun inventor itu sendiri. Untuk itu sebelum mengakhiri sambutannya ia berpesan untuk penyelenggaraan tahun-tahun ke depan diupayakan agar lebih banyak lagi dunia usaha yang terlibat.

 

Makasehh !!

 


Berita Terkait...



Photo Kegiatan