Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola Tahun 2017

Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola Tahun 2017

Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola

Badan Litbang Prov. Kalbar Tahun 2017

Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Kegiatan Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola pada tahun 2017 ini, Kegiatan Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan di Hotel Kapuas Dharma Jalan Imam Bonjol No. 89 Pontianak pada hari Selasa tanggal 05 Desember 2017 Pukul 08.00 s.d Selesai.

Kegiatan Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola ini merupakan acara rutin tahunan sebagai langkah dalam memberikan masukan dan saran kepada para peneliti dan perekayasa apa saja yang perlu diperbaiki dalam Laporan Akhir setelah dilakukan penelitian ke lapangan. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah (1) Sebagai bukti bahwa seseorang telah menuangkan hasil penelitianya untuk kegiatan kelitbangan dalam sistem perencanaan kelitbangan (2) Dengan adanya Seminar Laporan Akhir Riset Swakelola, menjadikan penelitian yang akan dilakukan lebih baik dan sempurna.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan ini melibatkan seluruh unsur yang ada di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Para Pejabat struktural, Fungsional Peneliti/Perekayasa dan Akademisi-akademisi dari perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Barat sesuai dengan kompetensinya. Untuk memberikan masukan dan saran agar penelitian yang telah dilaksanakan lebih baik dan hasilnya dapat memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Kalimantan Barat. Adapun yang menyampaikan Seminar Laporan Akhir Riset Swakelolanya adalah sebagai berikut:

No.

Judul Penelitian

Peneliti

1.

Pengembangan Bahan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Daerah

Ir. Rudi Setyo Utomo

Dwi Seotiyarini, S.Si

Agus Subekti, SP, M.Si

Resky Nanda Pranaka, SKM

Surawan, S.Pi

2.

Model dan Strategi Peningkatan Produksi Komoditas Pangan Dalam rangka Mendudkung Program Ketahanan Pangan

Achmad Nashar Setyabudi, SP

Dr. Ir. A. Tohardi, MM

Junaidi, S.Sos

3.

Identifikasi sub Suku Dayak di Kalimantan Barat

Simon Takdir, MA

Edy Agustinus, S.Sos

Albertus Yustinus Imas, MA

4.

Potensi Seni dan Warisan Budaya dalam Pengembangan Industri Kreatif

Edy Agustinus, S.Sos

Gustaf Hariyanto, S.T., SS., M.Si

Reni Rianti, S.Si

 

Untuk membahas Laporan Akhir Riset Swakelola pada Penelitian tersebut diatas, maka diundang Akademisi-akademisi dari perguruan tinggi dan pejabat Struktural yang berkompetensi di bidangnya adalah sebagai berikut :

NO.

NAMA

UNIT KERJA

1.

Dr. Sulakhudin, S.P, M.P.

Fakultas Pertanian UNTAN Pontianak

2.

Ir. H. Riduansyah, MP

Fakultas Pertanian UNTAN Pontianak

3.

Dr. Ir. Muhammad Hatta, M.Si

Peneliti BPTP Prov. Kalimantan Barat

4.

Drs. H. Wan Mansor Andi Mulia, M.TP

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNTAN Pontianak

5.

Drs. Donatianus BSEP, M.Hum

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNTAN Pontianak

6.

Dr. Albert Rufinus, MA

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTAN Pontianak

7.

Ismunandar, S.Sn., M.Pd

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTAN Pontianak

8.

Ir. Uray Ali Umran, MP

Peneliti pada PT. Senayan Pembangunan

9.

Drs. Sarwoko Mardiwaluyo, MM

Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat

10.

Drs. Sukaryadi, M.Si

Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat

11.

Drs. Laksamana

Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat

12.

Sunyata, SP, M.Si

Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat

 

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dalam sambutanya mengungkapkan bahwa kebijakan hilirisasi Industri Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah didukung pemerintah pusat melalui proyek strategis nasional sebagaimana dalam peraturan presiden nomor 3 tahun 2016 yang dilaksanakan di Kalimantan Barat. Pernyataan itu disampaikan Oleh Gubernur Kalimantan Barat, saat acara Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar 2017, yang dibuka langsung Menteri Dalam Negeri RI, Tjahyo Kumolo, di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Kamis (14/4/2016). Seperti pengembangan pelabuhan Kijing, pembangunan kawasan industri prioritas di Kabupaten Landak dan Ketapang, pembangunan smelter, pengembangan food estate dan pembangunan pos Lintas Batas Negara di Entikong, Nanga Badau dan Aruk. Oleh karena itu, Agatho Adan, S. Sos, M.Si selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat menambahkan bahwa agar hasil kelitbangan memiliki daya dukung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, maka diperlukan adanya pemikiran dari para Peneliti dan Perekayasa memberikan kajian kelitbangan sebagai bahan rekomendasi dalam rangka merumuskan suatu kebijakan oleh para stakeholder sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Trimakasih…!!!


Berita Terkait...



Photo Kegiatan