Apresiasi Balitbang Tingkatkan Kualitas Penelitian

By Administrator // Selasa, 27 April 2021 // 10:55 WIB // Penelitian

Pontianak, - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Kalimantan Barat Drs. Junaidi, MM sangat mengapresiasi penyelenggaraan Kegiatan seminar yang digelar Balitbang kalbar,dalam rangka peningkatan kualitas mutu penelitian,pengembangan dan perekayasaan dalam percepatan pembangunan ekonomi yang inkusif berbasis sumber daya alam dan peningkatan indeks pembangunan manusia.

 

Saya menilai tema yang diangkat sangat relevan isu–isu strategis pembangunan di Kalbar dan sejalan dengan kondisi yang dihadapi Kallimantan Barat dalam Pandemik Covid-19,” ujarnya ditemui usai pembukaan Seminar Idea Concept Paper (ICP) Penelitian dan Pengembangan Kalbar Tahun 2021, pada Senin (26/4/2021).

 

Junaidi mengatakan fungsi Penelitian dan Pengembangan merupakan usulan pemerintah di daerah, fungsi kelitbangan ini diperlukan untuk menjawab tantangan dan dinamika dalam penyelenggaraan pemerintah untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Peran Kelitbangan diminta mampu menghasilkan berbagai terebosan baru dalam mendukung optimalilsasi kinerja pemerintah daerah dalam rangka terciptanya pembanguanan daerah tepat sasaran dan daya saing,” ujarnya.

 

Diungkapnya juga bahwa Penelitian, pengembanngan, pengkajian, perekayasaan dan penerapan sangat diperlukan untuk mengantisipasi dalam menyiapkan transformasi sosial, budaya, sumber daya dalam llingkungan serta ekonomi menuju kehidupan yang lebih maju, adil, bermanfaat dan berkelanjutan.

 

“Pandemik Covid-19 membawa dampak dan kerugian menyebabkan perubahan perilaku masyarakat, pemerinah dan pelaku usaha serta mendorong transformasi digital,” jelasnya.

 

Memperhatikan Kondisi saat ini, kata Junaidi, pihaknya mengapresiasi tema Idea Concept Paper yang telah mengakomodir penguatan layanan dasar dan peningkatan standar dan peningkatan standar mutu kesehatan dan pendidikan. Penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai landasan pemulihan kehidupan sosial, budaya dan ekonomi yang aman, lebih baik dan berkelanjutan.

 

“Kita melihat tema dan topik penelitian tahun 2022 sangat mendukung tema RKPD Tahun 2022, meskipun ditahun 2021 juga  sudah dilaksanakan  untuk meningkatkan IPM, infrastruktur, pembangunan desa, pariwisata dan penanganan Covid-19,” katanya.

 

Junaidi berharap hasil penelitian ini meletakkan pondasi kebijakan dan arah pembangunan bagi transformasi dan akselerasi menuju standar perubahan baru bagi percepatan pembangunan desa dan kecamatan serta mendorong penguatan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.

 

“Serta pembanguanan ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan berbasis keunggulan komparatif, kompetitif dan kolaboratif,” ujarnya.

 

Sementara Kepala Badan Penelitian dan Pemgembangan (Balitbang) Provinsi Kalmuantan Barat, Dr. Herkulana Mekkaryani S., M.Si bahwa penelitian pada tahun 2022 akan menitik beratkan pada inovasi terkait dengan misalnya dukungan terhadap energi terbarukan dan terhadap lingkungan hidup.

 

Kami melihat pada tahun 2020 berdasarkan data yang ada, bahwa Kalimantan Barat masih mengalami banjir, oleh karena itu kita akan melihat penelitian kita terkait pengendalian banjir di daerah aliran sungai. Kemudian kita juga akan melihat adanya pengembangan pariwisata, ekosistem. Selain itu juga ada dari sisi aspek perlindungan anak terhadap kekerasan  seksual, dalam penelitian ini nanti, kami mohon bapak ibu kepala perangkat daerah, bisa memberikan masukan dan data–data yang ada di perangkat daerah”, harapnya.

 

Herkulana mengatakan bahwa pada tahun 2021 ini, Balitbang sudah menjaring sebanyak 21 penelitian termasuk perekaysaan.” Di tahun 2022nanti kita akan melakukan perekayasaan terkait dengan  tenaga surya terapung untuk desa – desa tertinggal,”ujarnya.

 

Sekretrais Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat Emy Puterina, SH, menambahkan dalam menyusun Rencana Kerja Balitbang Provinsi Kalbar Tahun 2022 dilaksanakan Idea Concept Paper sebagai tindak lanjut pertemuan forum perangkat daerah dalam rangka mesinergikan program kegiatan penelitian dan pengembangan pengkajian dan perekayasaan baik antar Provinsi, Kabuaten/Kota maupun antar perangkat daerah sehingga Kajian maupun penelitian yang akan dilaksanakan merupakan kebutuhan daerah, yang dasar pelaksanaanya sesuai peraturan Gubernur Kalbar,” jelasnya.

 

Ia Menambahkan adapun dasar kegiatan seminar ini untuk memberi masukan kepada peneliti agar proposal penelitiannya dapat terlaksana dan berkualitas, kemudian seminar ini juda dilaksanakan dengan berpedoman kepada Protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19.

 

Sumber :

Harian Berkat

 

Share Post: