Balitbang Kalbar Serahkan Piagam Hak Cipta Lagu Milik Manjakani & Corak Insang Aliran Sungai Kapuas

By Administrator // Senin, 24 Oktober 2022 // 01:01 WIB // Umum

Pontianak,- Lagu “Sabda Rindu” dari Manjakani yang merupakan Musisi atau Band dari Kota Pontianak telah resmi mendapatkan Hak Cipta yang difasilitasi oleh Balitbang Provinsi Kalbar.

Penyerahan Piagam Hak Cipta lagu “Sabda Rindu” diserahkan langsung oleh Kepala Balitbang Provinsi Kalbar, Herkulana kepada pasangan Muhammad Taufan dan Nabilla Syafani yang tergabung di dalam Manjakani, pada Pembukaan Pontianak Festival 2022, di Alun-Alun Kapuas, Kamis 20 Oktober 2022.

Selain itu, Balitbang Provinsi juga menyerahkan piagam Hak Cipta Corak Insang aliran Sungai Kapuas, kepada pemilik atas nama Ratih Armiati.

Balitbang Provinsi juga memfasilitasi secara gratis untuk pengurusan Hak Kekayaan Intelektual tersebut, yang mana Pemprov Kalbar sendiri juga telah melakukan kerjasama dengan pihak Kemenkumham.

Dalam pergelaran Pontianak Festival 2022 Balitbang Provinsi Kalimantan Barat juga mendukung dengan memfasilitasi sebanyak 29 Hak cipta lagu band Pontianak dan hak cipta motif tenun corak insang juara cipta karya, motif corak insang 2021 dan 2022.

“Jadi Balitbang memfasilitasi hak cipta untuk Manjakani dan Band Pontianak, dan seni motif tenun corak insang yang diserahkan secara simbolis pada pembukaan Pontianak Festival 2022,”ujarnya.

Herkulana menyampaikan selain memfasilitasi Hak Cipta, Litbang Provinsi juga memfasilitasi hak merk, serta Hak Indikasi Geografis yaitu kopi liberika Kayong Utara.

“Kita berharap akan banyak lagi anak kita yang menciptakan sebuah kreativitas . Kami juga membuka stand untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HKI). Jadi terlebih dahulu mereka mengusulkan, kemudian kita melakukan pendampingan, pendaftaran dan pembiayaan”ujarnya.

“Jadi untuk pendaftaran bahkan pengurusannya gratis, dan ditanggung oleh Balitbang. makanya kami minta anak muda dan UMKM segera mendaftarkan HKI nya,”tambah Herkulana.

Ia mengatakan tentu sangat perlu sebuah kesadaran masyarakat untuk mendapatkan HKI. Dimana nantinya keuntungan yang diperoleh tidak hanya moral tapi juga keuntungan dari sisi ekonomi.

“Misalnya pada lagu Sabda Rindu milik Manjakani ini sudah mempunyai Hak Cipta, apabila ada pihak tertentu yang merugikan pencipta, maka dapat dituntut akrena hak cipta tersebut sudah dilindungi Undang-Undang,”ujarnya.

Ia menambahkan total yang telah diproses sejak 2020-2022 sebanyak 75 hak cipta, dan sudah selesai tahun ini sebanyak 29 hak cipta. Kemudian hak merk sekitar 30.

Sumber : Tribun Pontianak

 

Share Post: