Kalbar Inovation Award (Kalbaria) 2022, Balitbang Kalbar Beri Penghargaan 15 Inovator Daerah Terbaik

By Administrator // Selasa, 25 Oktober 2022 // 08:32 WIB // Umum

Pontianak,- Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Pemberian Penghargaan Kalimantan Barat Inovation Award (Kalbaria) hari ini, Senin 24 Oktober 2022. Ajang penghargaan dua tahun sekali ini merupakan pemberian penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota serta perorangan atau masyarakat umum di Kalimantan Barat yang berhasil membuat inovasi bermanfaat bagi masyarakat.

Bertempat di Hotel Aston Pontianak, pada penyerahan penghargaan ini hadir langsung Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Wakil Walikota Pontianak Bahasan, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Pada Kategori umum, Peringkat Pertama diraih oleh Bambang Iswanto dengan Inovasi Insanak (Internet Pedesaan Akomodatif).

Peringkat Dua, diraih oleh Heru Chandra dengan inovasi Kalkulator Penyusunan Formula Nutrisi Hidroponik.

Peringkat Ketiga diraih oleh Elita, dengan inovasi Hidroponik Fodder Pakan Alternatif Ternak Modern.

Peringkat keempat diraih Rhendivan Pasaribu, dengan inovasi Pelita Masinta (Pelayanan Literasi Taman Baca Masyarakat Insan Cita).

Peringkat kelima diraih oleh Islam Al Amin dan Armida Yanti dengan inovasi Budidaya Pembesaran Lobster Air Tawar Sistem Vertikultur dengan Pakan Hight Protein.

Lalu, pada kategori, Inovasi Daerah Kabupaten/Kota. Peringkat pertama diraih oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kubu Raya dengan inovasi Geoportal dan Web Gis Kepong Bakol.

Peringkat kedua, diraih Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Sanggau dengan inovasi  SIDOMPU (Sistem Informasi Data Orang Miskin Terpadu).

Peringkat ketiga diraih Dinas Perhubungan Kota Singkawang dengan inovasi Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e).

Lalu, pada peringatkat keempat diraih Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak dengan inovasi  Hotline Cepat Tanggap Pajak Daerah “Kring Pengawasan”.

Peringkat kelima diraih oleh Puskesmas Bonti (Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau) dengan inovasi REBUNG (Rembuk Bersama Untuk Cegah Stunting).

Lalu, pada kategori Provinsi peringkat pertama diraih Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan inovasi Aplikasi MANE LAWAN (Manajemen Lalu Lintas Hewan dan Produk Hewan) .

Peringkat kedua, diraih Klinik Utama Sungai Bangkong melalui inovasi Layanan Informasi Publik Melalui Media Sosial / Like Medsos.

Peringkat ketiga diraih oleh UPT PTPH (Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan inovasi Informasi Kegiatan Perlindungan Tanaman Berbasis Spasial Sederhana .

Peringkat keempat diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dengan inovasi E-Activity.

Peringkat kelima diraih Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan inovasi Galeri Hasil Hutan.

Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Herkulana menyampaikan, ada sejumlah kriteria utama dam penilaian yang dilakukan oleh Tim.

Pertama, tingkat kematangan dari masing - masing inovasi, kemudian nilai manfaat bagi masyarakat, kemudian dapat memberikan dampak positif kepada berbagai pihak.

"Perlombaan ini merupakan amanah dari pemerintah, tentang penyelenggaraan Inovasi daerah, dalam rangka menumbuhkembangkan inovasi baik secara umum maupun inovasi pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan,"ungkapnya.

Dengan penghargaan ini, ia berharap setiap perangkat daerah yang ada di provinsi maupun Kabupaten/ Kota dapat membuat satu inovasi setiap tahunnya.

"Dengan adanya inovasi maka kita akan meningkatkan daya saing daerah"tuturnya.

Bila dinilai, inovasi yang dilakukan di Kalbar masih tertinggal dibandingkan provinsi lain dengan jumlah 135 inovasi yang sudah diinventarisir Balitbang Provinsi Kalbar.

Walaupun demikian, ia menilai saat ini inovasi yang sudah dilakukan sudah cukup baik, dan diharapnya inovasi dari tiap perangkat daerah baik provinsi maupun kabupaten/ kota dapat terus meningkat.

Untuk meningkatkan inovasi bagi perangkat daerah tersebut, pihaknya dari Balitbang akan melaksanakan program pelatihan bernama Pelopor Inovasi Daerah.

Sumber : Tribun Pontianak

Share Post: