Mantapkan Rencana Penelitian, Balitbang Provinsi Kalbar Gelar Rakor Secara Virtual

By Administrator // Jumat, 02 Oktober 2020 // 08:06 WIB // Umum

Foto bersama Kaban Litbang dan para akademisi saat menggelar Rakor Majelis Pertimbangan (MP) Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat secara virtual guna memberikan padangan terhadap kemajuan kegiatan penelitian tahun 2020, Rabu 30 September 2020.

 

 

TRIBUNPONTIANAK.Co.ID, PONTIANAK -  Majelis Pertimbangan (MP) Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat   mengadakan rapat koordinasi secara virtual guna  memberikan pandangan terhadap kemajuan kegiatan penelitian tahun 2020, Rabu 30 September 2020.

 

Selain itu untuk memantapkan rencana penelitian yang akan dilaksanakan tahun 2020 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut  Rektor Universitas Tanjungpura, Rektor Universitas Panca Bhakti, Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kepala LPKM IKIP - PGRI Pontianak, Kepala LPPM Politeknik Negeri Pontianak, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Barat, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Barat,  Prof Edy Suratman, Prof Chairil Effendi dan Prof Gusti Zakaria. 

 

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang dibacakan okeh Kaban Litbang Kalbar, Dr Herkulana Mekarryani  mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam rangka menyatukan pandangan perwakilan dari tokoh-tokoh pendidikan tinggi, praktisi penelitian serta perwakilan dari asosiasi maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kalimantan Barat terhadap penyelenggaraan kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan di Kalimantan Barat.

 

"Saat ini penyelenggaraan tahapan kegiatan penelitian tahun  2020, sebagian baru sampai pada tahap pengumpulan data lapangan.

 

Hal ini  disebabkan oleh situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda sehingga menyebabkan tertundanya kegiatan pengumpulan data di lapangan" ujar Sekda Kalbar dalam sambutannya. 

 

Di tahun 2021, program penelitian dan pengembangan umumnya mengarah pada bidang penyelenggaraan pemerintahan dan pengkajian peraturan, bidang ekonomi dan pembangunan serta pengembangan inovasi dan teknologi.

 

Dalam forum diskusi, banyak sekali saran dan masukan dari anggota Majelis Pertimbangan untuk kemajuan Balitbang ke depannya.

 

Rektor UPB Dr. Purwanto, menyambut baik rencana kegiatan Balitbang Kalbar 2021 dan berhadap kedepannya pada bidang riset disajikan. 

 

“Salah satu yang menarik untuk di kerjakan dengan UPB adalah terkait upaya untuk mengidentifikasi keunggulan  atau keunikan setiap daerah di Kalbar, khususnya terkait dengan potensi indikasi geografis yang termasuk dalam kategori Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang bersifat komunal, “ungkapnya.


Sementara itu, Prof Eddy Suratman sendiri menyampaikan beberapa hal yang perlu dikaji ditahun 2021, misalnya mengenai dampak Covid-19 dibeberapa titik yang besar pengaruhnya yang mencakup menurunnya pendapatan asli daerah dan pemutusan hubungan kerja. 

 

Selain itu, sektor ungulan Kalbar, persolan listrik, infrastruktur jalan, air bersih dan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menurutnya perlu juga di kaji.

 

Prof. Dr. H. Garuda Wiko iselaku Rektor Universitas Tanjungpura mengatakan  dalam konteks tema penelitian, salah satu saran yang disampaikan yakni terkait dengan pentingnya mengupdate  peta jenis tanah di Kalbar tujuannya untuk memaksimalkan produk unggulan Kalbar.

 

Lebih lanjut  Prof Chairil Effendy, menyarankan kedepan arah penelitian Bailtbang harus dipetakan.

 

Saran Prof Chairil ini sejalan dengan pemikiran dari  Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kepala LPKM IKIP - PGRI Pontianak dan Kepala LPPM Politeknik Negeri Pontianak bahwa diperlukannya pemetaan arah penelitian di Balitbang Provinsi Kalbar agar sharing Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaan dapat dilakukan antar perguruan tinggi dan lembaga litbang di Kalbar. 

 

 

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalimantan Barat Santyoso mengatakan bahwa potensi kawasan perbatasan harus dimaksimalkan, misalnya potensi pariwisata dapat diangkat dengan membangun kerjasama dengan Sarawak. 

 

Sumber :

https://pontianak.tribunnews.com/2020/09/30/mantapkan-rencana-penelitian-balitbang-provinsi-kalbar-gelar-rakor-secara-virtual?page=2.

Penulis: Anggita Putri

Editor: Zulkifli

 

Share Post: